Showing posts with label Bahaya Rokok. Show all posts
Showing posts with label Bahaya Rokok. Show all posts

Pahami Risiko Merokok Saat hamil

Apakah anda sedang bertanya-tanya tentang risiko dan Bahaya merokok Saat kehamilan? Bagaimana cara untuk berhenti merokok? Apakah produk yang aman untuk berhenti merokok  bagi kesehatan bayi? Inilah yang perlu Anda ketahui tentang bahaya merokok saat hamil.

Apakah merokok mempengaruhi kesuburan?




Anda mungkin tahu risiko umum dari kebiasaan merokok, dari bau pakaian, bau badan, keriput,

Berhenti Merokok Saat Hamil Janin Lebih Sehat

Jika Anda Wanita Perokok, berhenti merokok saat kehamilan adalah cara terbaik untuk memberikan kehidupan bayi Anda awal yang sehat. Jika Anda berhenti dalam empat bulan pertama kehamilan, Anda mungkin menurunkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Wanita Hamil yang berhenti merokok selama kehamilan juga dapat mengurangi risiko kelahiran prematur, keguguran, kematian bayi dan

Efek Merokok Saat Usia Kehamilan

Apakah Sajakah Efek Merokok Selama Kehamilan bagi Kesehatan Ibu hamil dan Bayi dalam Kandungan?

Kebanyakan orang telah mengetahui bahwa kebiasaan merokok dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan masalah kesehatan utama. Namun wanita yang merokok selama kehamilan menempatkan dirinya dan bayi yang dalam kandungan sangat beresiko terhadap masalah kesehatan lainnya. Bahaya dan efek utama

Cara Berhenti Merokok dengan Efektif

Cara Berhenti Merokok dengan Efektif 

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa merokok sangat membahayakan kesehatan, ini karena rokok mengandung lebih dari 4000 zat kimia beracun dan karsinogen. Jika seseorang yang sudah kencanduan rokok sangat sulit untuk berhenti dari kebiasaan buruk merokok.





Semua upaya intensif untuk mengurangi merokok atau berhenti dari merokok, sangat-sangat sulit

Cara Menepis Tentang Mitos Tembakau

Cara Menepis Tentang Mitos Tembakau


Tujuan utama dari PDF Cara Menepis Tentang Mitos Tembakau adalah untuk memimpin anak dan Wanita untuk menuju hidup bahagia, sehat, dan terbebas dari asap rokok.

Paduan pendamping Pdf ini dari Laporan USA Surgeon General's tahun 2001, meliputi saran dan ide-ide dalam bentuk presentasi, program dan kegiatan lainnya. Hal ini diatur dalam bagian ditabulasikan

Fakta Bahaya Merokok Bagi Pria Dan Wanita

Fakta Bahaya Merokok Bagi Pria Dan Wanita

Menurut Sumber web cdc.gov, Merokok merugikan hampir setiap organ tubuh. Merokok menyebabkan banyak penyakit dan mengurangi kesehatan secara umum orang yang merokok.

Merokok dan Kematian

Merokok menyebabkan kematian, Berdasarkan sumber web cdc.gov Efek kesehatan yang merugikan dari merokok terutama adalah Kangker= kantong kering. data di AS untuk

Wanita Perokok Rentan Kanker Kulit


Artikel Kesehatan - Seorang perokok memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan Sell Carcinoma Squamous (SCC), salah satu jenis masalah kesehatan kanker kulit non-melanoma. Bahkan, risikonya meningkat dua kali lipat pada wanita yang memiliki kebiasaan merokok sedikitnya 20 tahun.

Demikian hasil studi Pusat Kanker Moffitt di Tampa, Florida, yang dipublikasikan di Cancer Causes and Control Journal.

Dalam studi tersebut, tim peneliti melibatkan 698 partisipan, yang terdiri dari pasien dengan kanker kulit non-melanoma, dan yang tak memiliki gangguan kulit sama sekali.

Mereka meminta seluruh partisipan menjawab pertanyaan seputar riwayat merokok, mulai dari sudah berapa lama merokok, sehari berapa batang, dan apakah pernah merokok.

Hasil analisis menunjukkan, wanita memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker kulit jenis SCC dibandingkan pria. Semakin intens frekuensi merokoknya, risikonya semakin meningkat. Risiko terbesar dialami wanita yang memiliki kebiasaan merokok setiap hari selama 20 tahun atau lebih.

SCC memiliki risiko besar menyebar dari satu organ ke organ lain, seperti ke wajah, telingan, dan bibir. Bahkan, jika tak segera mendapat perawatan dapat menghancurkan hidung dan telinga.

Dr Dana Rollison, penulis utama studi, mengatakan, tidak jelas mengapa wanita perokok memiliki risiko kanker kulit lebih besar. Namun hasil studi menunjukkan, wanita memiliki kandungan senyawa penyebab kanker, dan rendahnya tingkat enzim perbaikan DNA dibandingkan laki-laki.

"Studi lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan lebih jauh tentang perbedaan efek merokok berdasarkan jenis kelamin," ujarnya.

Menopause
Wanita perokok berisiko mengalami menopause dini, setidaknya setahun lebih cepat dibandingkan wanita bukan perokok. Wanita perokok umumnya menopause di rentang usia 43-50 tahun. Sedangkan wanita bukan perokok cenderung menopause di rentang usia 46-51 tahun.

Kesimpulan didapat dari analisis sejumlah studi terdahulu yang melibatkan puluhan ribu wanita termasuk hasil survei terhadap 6.000 wanita di Amerika Serikat, Polandia, dan Turki.

Hasil studi yang dipublikasikan di Jurnal Menopause itu tak berhenti pada ancaman menopause dini. Sebab, menopause dini berkaitan dengan risiko tinggi mengembangkan gangguan kesehatan seperti osteoporosis dan masalah jantung.

Jennie Kline dari Mailman School of Public Health Universitas Kolombia, New York, mengatakan bahwa merokok kemungkinan besar memengaruhi tubuh wanita dalam mengontrol produksi estrogen. Rokok juga mengandung racun yang dapat merusak sel telur di dalam ovarium. "Ini mungkin yang memengaruhi menopause," ujarnya.
-kosmo.vivanews.com-

Efek Rokok Terhadap Gigi

Berbagai posting dan artikel mungkin susah banyak yang mengulas tentang rokok dan bahaya yang ditimbulkan. namun disini saya ingin mengulas efek rokok khusus terhadap kesehatan mulut dan gigi. semuga bermanfaat dan selalu mohon saran dan kesan agar postingan ini makin sempurna.

mengapa rokok sangat erat kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut? jelas secara gampang bisa dijawab, karena rokok dihisap melalui mulut ( saya rasa ga ada tempat lain untuk menghisap rokok ^^). Secara gampang bisa kita lihat bibir seorang perokok memang terlihat lebih gelap dibandingkan dengan bibir seorang yang bukan perokok, mengapa?

Secara umum kita mengetahui rokok yang ada di Indonesia ada 2 jenis, rokok dengan filter dan tanpa filter ( lebih dikenal dengan rokok kretek). Rokok tanpa filter cenderung lebih cepat merubah warna gigi dari pada rokok dengan filter.

Sekarang mari kita ikuti jejak asap rokok kenapa begitu banyak organ" tubuh yang dirugikan. Saat kita menghisap rokok asap yang keluar dari sebatang rokok menuju rongga mulut, beberapa detik asap rokok dengan jutaan zat" kimia berada dalam rongga mulut dan mempengaruhi jaringan dan organ yang ada dalam rongga mulut termasuk gigi itu sendiri. Asap panas yang berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludah. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zat asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok beresiko lebih besar terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan mereka yang perokok.

Gusi seorang perokok juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi.

Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering terjadi disebabkan oleh plak bakteri dan factor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari perbedaan penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perokok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukund gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.

Keparahan penyakit yang timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih merokok hingga sekarang atau sudah berhenti.
Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi.

Dapat disimpulkan kerugian yang timbul akibat kebiasaan merokok pada kesehatan gigi dan mulut:

1. Perubahan warna gigi, gusi dan bibir.
2. Karies pada gigi akan semakin cepat terbentuk.
3. Kemungkinan kanker pada jaringan mulut sangat besar.
4. Bau nafas jelas beraroma rokok.
5. Berubahnya jaringan" dalam rongga mulut yang menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mulut itu sendiri seperti pemicu terbantuknya karies.

Bahaya Asap Rokok

Kita sudah ketahui bersama bahaya dari rokok bisa mengganggu pernafasan, kanker dan penyakit jantung, namun ternyata bahaya rokok juga berdampak pada rambut.

Para ilmuwan telah meneliti bahwa asap rokok dapat menyebabkan kerontokan rambut dan cepat beruban. Mereka mengemukakan bahwa asap racun (rokok) bisa merusak kelenjar (lubang) rambut dan hormon (pertumbuhan) rambut. Penelitian telah dibuktikan dengan laporan BMJ, 600 pria dan wanita yang sebagian dari mereka adalah perokok, lebih cepat rambutnya beruban daripada yang tidak merokok.

Tahun 2007, telah diteliti sebanyak 740 orang pria di Taiwan, yang berusia sekitar 40 sampai 91 tahun, dimana rata-rata pria Asia lebih rendah tingkat kebotakan secara turun temurun. Setelah diteliti dari silsilah keluarga, peneliti menemukan tingkat kebotakan rambut terjadi pada perokok yang terus menerus mengisap rokok.

 
Copyright © 2013 Solusi Kesehatanku. | Bahaya Rokok | Powered by Blogger.